Hubungi kami 6281252251990

Senin - Sabtu 8WIB sampai 18WIB.

Produksi Sendiri Bagi Anda Pebisnis Pemula, Baguskah ?

Blog

TokoAndalan.com ~ Dewasa ini banyak dari kita yang bermimpi menjadi entrepreneur atau wirausahawan hal ini tidak bisa lepas dari karena gampangnya kita memperoleh informasi-informasi terkait seputar cerita perbinis sukses dan lain sebagainya. Memang Jenis pekerjaan ini sangat menjanjikan kebebasan lebih, kesempatan berinovasi, sekaligus membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Namun, memulai karier sebagai seorang wirausahawan bukan pilihan yang mudah. Ada banyak yang mesti kita persiapkan. Risiko yang harus anda ambil pun tidak main-main, karena artinya anda harus melepaskan diri dari kenyamanan dan rasa aman menjadi karyawan.

Yang perlu anda ketahui bahwa memulai usaha sendiri seperti misalnya usaha bidang konveksi tas seminar, Pabrik Sandal Kulit, maupun sebagai Produsen Tas Koper Haji dan Umroh serta dan berbagai usaha lainnya sama dengan belajar. Untuk mendirikannya, Anda tak bisa hanya mendengar cerita kesuksesan banyak orang saja. Saat memulai bisnis baru, banyak pekerjaan rumah yang harus Anda selesaikan mulai dari menguji produk, gagal, mengujinya lagi dan melakukan pengembangan.

Dalam Artikel terdahulu kita telah mengetahui ide-ide bisnis apa yang dapat dicoba oleh seorang Ibu Rumah Tangga seperti peluang usaha konveksi tas seminar yang tidak akan pernah mati. Kali ini kami akan membagikan kesalahan-kesalahan apa saja yang sering dilakukan oleh seorang pebisnis pemula berdasarkan pengalaman kami. Menjadi seorang enterpreuner sekarang ini menjadi pekerjaan yang sangat diminati oleh orang banyak. Mengapa? Well, kita semua tahu bahwa dizaman yang serba memberi kemudahan saat ini kita cenderung berpikir untuk mendapatkan uang dengan sangat mudah dan cepat. Dan menjadi pebisnis merupakan pilihan yang banyak orang. Dengan bermodalkan prinsip “keluarkan modal kecil hasilkan keuntungan besar” mengapa tidak dicoba. Tidak salah memang, karena kita tahu bahwa konsep keuntungan sendiri adalah pendapatan harus lebih besar dari biaya.

Nah, bagi anda yang pengusaha pemula yang baru terjun ke dunia bisnis dalam mempunyai segudag pengalaman, sebaiknya anda hindari usaha atau bisnis yang produksi sendiri dan sebaiknya anda mengambil barang dari pemasok. Misalnya anda ingin berbinis dalam dunia tas dan dompet. Hal yang pertama-tama sebaiknya anda lakukan adalah memesan tas dan dompet yang ingin anda juga di pabrik tas  dan juga di pengrajin dompet. Sebab resiko yang anda dapatkan akan sangat besar. Bayangkan saat anda telah selesai memproduk tas dan dompet, anda harus juga bisa memasarkan barang yang anda produksi tersebut. Jadi, dari sini bisa dilihat bahwa anda harus dua kali lebih ecxtra dalam bekerja. Maka dari itu kami menyarankan anda untuk tidak memproduksi sendiri tatkala baru pertama kali membuka usaha.

Jika anda merasa sudah mampu untuk naik level barulah anda beralih dari pedagang alias reseller menjadi brand owner. Dalam tahap ini anda sudah bisa memproduksi sendiri terkait barang yang anda jual. Adapun alasannya adalah karena selama anda menjadi reseller barang tersebut. Pastinya anda sudah tau tau pola usaha bidang yang anda kerjakan selama ini. Marketnya seperti apa? Dan yang tidak kalah penting adalah bahwa anda sudah mempunyai list customer. Perlu anda ketahui bahwa database customer ini sangatlah mahal harganya. Jadi tatkala anda memutuskan untuk beralih sebagai brand owner, database customer tersebut sudah bisa anda analisa peluang usaha tatkala memproduksi sendiri akan seperti apa kedepannya.

Bila anda sudah mulai terjun sebagai brand owner adalah mental bajanya diperkuat lagi. Karena memang tantangan yang anda hadapin akan jauh lebih besar lagi. Selain anda merasa sudah mempunyai modal mental anda dipersilahkan membeli mesin-mesin dan alat-alat kebutuhan untuk menunjang produksi anda. Misalnya saja Mesin jahit, Cutting. Dan jangan lupa menghire pengrajin, dan lain-lainnya. Selanjutnya yang perlu anda perhatikan tatkala ingin membangun bisnis terutama yang barangnya hasil produksi sendiri adalah :

1.     Jangan membangun lebih dari satu bisnis sekaligus. Yang paling penting adalah fokus.

 Mereka yang baru pertama kali memulai bisnisnya sendiri akan mudah tergoda untuk mengambil setiap kesempatan yang melintas. Tapi, jangan sampai kamu terperdaya. Jaga fokusmu agar tidak bercabang. Jangan membangun lebih dari satu usaha sekaligus saat kamu baru memulai, karena ini akan menyedot produktivitas dan efektivitasmu. Lebih baik fokuskan dirimu mengembangkan satu proyek bisnis lebih dahulu, sebelum kamu melompat ke proyek selanjutnya.

2.     Bangunlah usahamu dari sesuatu yang kamu senangi.

Dalam memulai suatu usaha, bangunlah berdasarkan dari apa yang kamu senangi, yang merupakan kelebihan atau bakatmu. Jangan memulai bisnis hanya karena ia terlihat keren atau punya potensi keuntungan yang luar biasa. Dengan mengerjakan yang kamu suka, bisnismu justru punya kesempatan lebih besar untuk sukses. Menciptakan usaha yang menguntungkan memang penting, tapi lebih penting lagi jika kamu senang mengelolanya dan membuatnya bertumbuh hari demi hari. Kalau hatimu gak ada di situ, kamu gak akan sukses.

3.     Ketika ditanya, jelaskan ide bisnismu dengan lugas dan ringkas.

Selalu ada kesempatan tak terduga untuk bertemu dengan calon investor maupun pelanggan yang potensial bagi bisnismu. Makanya, pastikan kamu selalu siap untuk mempresentasikan ide bisnismu pada mereka. Utarakan apa misi dari bisnismu, layanan yang ditawarkan, serta tujuan-tujuanmu lewat bahasa yang lugas dan ringkas. Pastikan juga penyampaianmu sesuai dengan lawan bicaramu. Hindari bicara bertele-tele, karena ini tak akan membuatmu tampak meyakinkan.

Tidak ada seorangpun yang mengetahui segalanya, jadi kamu juga gak perlu berlagak tahu semuanya. Mintalah saran dan masukan dari mereka yang kamu anggap cukup menguasai bidangnya. Pengetahuan mereka akan memperkaya wawasanmu dan membantu mendidikmu menjadi pemimpin dan usahawan yang baik. Temukan orang-orang sukses dan berwawasan yang punya kepentingan sama dan bisa menjadi rekan yang ideal bagi bisnismu untuk jangka panjang.

4.     Bersikaplah “prihatin” dalam mengelola keuangan usahamu.

Kesampingkan dulu untuk belanja ini-itu saat baru memulai usaha. Kamu gak perlu langsung bikin kantor yang bagus, atau berbelanja pelengkapan yang sebenarnya belum diperlukan saat ini. Ingat, isi dompetmu adalah napas perusahaanmmu. Berlatihlah untuk hemat. Perhatikan setiap rupiah yang kamu hasilkan dan keluarkan. Kelola arus kas perusahaanmu secara efektif.

5.     Ketika salah melakukan sesuatu, jangan cuma ambil lalu. Catat kesalahanmu dan belajarlah dari situ.

Meskipun misalnya jurusanmu Ekonomi, tidak ada buku tentang bisnis atau rencana usaha yang bisa memperkirakan masa depan atau serta-merta membuatmu menjadi pengusaha handal. Tidak ada jalan yang mulus atau eskalator menuju sukses. Semuanya harus dijalankan dengan kerja keras.

Sebagai wirausahawan, kamu memang mesti punya rencana saat ingin menjalankan usahamu. Tapi, jangan pula menghabiskan waktu hanya untuk menunggu saat yang tepat untuk terjun. Kamu bakal jadi pengusaha yang baik jika sudah ditempa di dunia usaha yang nyata. Yang paling penting, belajarlah dari kesalahanmu dan jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama.

6.     Kamu tidak akan mendapat modal dengan gampang

Saat memulai usaha untuk pertama kalinya, jangan mimpi akan ada investor baik hati yang mau meminjamimu modal dengan gampangnya. Kaji ulang anggaran dana yang dibutuhkan jika kamu masih memerlukan sejumlah besar modal untuk meluncurkan usahamu. Kamu hanya perlu menyederhanakan anggaran sampai cukup masuk akal sebagai usaha yang masih akan dirintis.

Setelah kamu bisa melakukannya, barulah kamu mencari cara untuk membuktikan model bisnismu bisa berhasil meski dengan modal cekak. Kalo kamu memang layak, investor pun akan datang dengan sendirinya, kok.

7.     Jangan lupa, kesehatanmu juga penting!

Ya, kamu jelas akan lebih produktif dalam mengelola usahamun jika tubuhmu dalam keadaan fit. Makanya, kamu mesti memperhatikan kesehatanmu. Berwirausaha itu gaya hidup, bukan profesi dengan jam kerja yang gak bisa diganggu gugat. Jika kamu bekerja sampai kelelahan, kamu jsutru gak bisa berfungsi dengan baik. Jadi, lakukan pola makan yang sehat, berolahraga, dan luangkan waktu untuk dirimu sendiri.

. Antusiasmemu pada usaha yang sedang kamu rintis kadang bikin kamu banyak membicarakannya pada orang-orang di sekitarmu. Rasa optimis itu penting, tapi jangan sampai kamu justru termakan oleh omonganmu sendiri. Buatlah mereka terkesan bukan dengan wacana, melainkan dengan bukti nyata berupa usaha dan hasil.

8.     Ketahuilah kapan waktunya berhenti.

Dalam menjalankan bisnis, kamu juga mesti berpikir dan bertindak realistis. Saat gagasan dan usahamu itu memang gak membuahkan hasil, kamu mesti tahu kapan mesti berhenti. Menuruti egomu sendiri hanya akan membuatmu tenggelam lebih dalam. Alih-alih, duduk dan refleksikan semua yang telah kamu lakukan. Temukan apa yang salah dan apa yang semestinya kamu lakukan waktu itu. Kegagalan memang pahit, tapi itulah yang membuatmu berkembang. Manfaatkan kegagalanmu ini sebagai sarana belajar untuk memperbaiki dirimu dan bisnis yang kamu kerjakan di kemudian hari.

Adapun cara agar dapat mempertahankan profesionalisme dalam usaha anda yang anda bangun supaya tetap bagus dimata konsumen adalah sebagai berikut :

1.     Membuat Sistem.

Mempertahankan profesionalisme dimulai dari pertama kali Anda merancanakan bisnis Anda. Hal ini sangatlah berkaitan. Perencanaan bisnis yang matang akan membuat Anda lebih mudah mempertahankan profesionalisme dengan sistem yang telah terstruktur rapi dari awal. Mitra dan konsumen anda pun akan lebih percaya pada profesionalisme bisnis anda jika melihat bisnis anda memiliki sistem yang baik.

2.     Bersikap Positif.

Ketahuilah apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan anda. Menjadi seorang profesional bukan berarti tidak memiliki kelemahan, namun orang yang paham akankekuatan dan kelemahannya bisa dan biasa mengelola kedua sisi tersebut. Mengapa perlu dijadikan kebiasaan? Karena bila profesionalisme yang dilakukan hanya karena sebuah tuntutan akan terasa berat dan akan tampak seperti menggunakan topeng. Profesionalisme merupakan kumpulan dari sikap-sikap positif. Maka anda harus membiasakan diri anda menjadi pribadi yang positif dan berusaha mengurangi kebiasaan negatif.

3.     Evaluasi Secara Berkala.

Seorang profesional akan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur keberhasilan perencanaannya dan membuat strategi baru dari pembelajaran evaluasi tersebut. Fokus pada hal penting menjadi bagian dalam evaluasi tersebut sehingga akan membantu anda untuk tetap konsisten dengan tujuan.

 

Nah Calon-calon pengusaha atau pebisnis pemula, demikian beberapa hal yang diperhatikan untuk kamu perhatikan. Apapun keputusan yang kamu ambil dalam bisnis kamu adalah tanggung jawabmu sendiri. Karena memang itulah esensi utama sebagai pemilik usaha. Karyawan anda adalah tanggung jawab anda, penjualan adalah tanggung jawab anda, kualitas produksi adalah tanggung jawab anda. Maka dari itulah kami menyarankan kepada anda untuk sebaiknya bagi anda pelaku usaha pemula supaya tidak terjun langsung ke bagian produksi. Harapan kami, semoga kesalahan-kesalahan tersebut dapat menjadi pertimbangan-pertimbangan Anda dalam membuat perencanaan bisnis. Sebagai penutup jangan lupa bahwa untuk membuka suatu usaha perlu direncanakan konsep yang tepat dengan komitmen dan konsistensi dalam menjalaninya.

 

 


;

Jangan sampai kelewatan tips & trick dan kabar promo dari kami

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya h read more

Apakah Facebook masih Menjadi Sarana yang baik Untuk Berdagang ?

TokoAndalan.com ~ Kami yakin, pastinya dari anda sudah mengetahui bahwa Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan read more

Panduan Pemilihan Nama Brand Bisnis

Tokoandalan.com ~ Bagi sebagian orang yang sudah menjadi pakar, untuk merancang identitas merek bisnis adalah proses yang menyenangkan dan mendatangkan imajinasi yang tinggi serta kreatifitas terbaik. Namun, tek read more