Hubungi kami 6281252251990

Senin - Sabtu 8WIB sampai 18WIB.

Kenali Jenis Bahan yang Biasa di Gunakan untuk Pembuatan Tas

Blog

TokoAndalan.com ~ Telah jamak di maklumi bahwa tas adalah sejenis barang yang tidak terlepas dari banyak kegiatan dari berbagai aktifitas kehidupan disetiap harinya, terlebih khusus bagi mereka yang terkait dengan para pelajar, pekerja, dan berbagai jenis profesi lainnya. Maka dari, banyak orang yang mencari tahu berbagai material yang biasa digunakan dalam pembuatan tas. Memang rasanya tidak ada salahnya mengenali sedikit material yang biasa diperlukan dalam membuat tas, karena memang tas ini adalah barang yang tidak boleh lepas dari kehidupan sehari-harinya.

Sebelum kita membicarakan berbagai jenis bahan utama dalam pembuatan tas, yang perlu juga anda ketahui adalah bahwa untuk dapat bersaing di pasaran, memang model tas pun terus dikembangkan mengikuti trend yang ada guna menarik perhatian para peminat. Hal ini perlu dilakukan oleh para pelaku konveksi tas untuk tetap mendapatkan hati di masyarakat luas terkait konveksi tasnya. Meskipun begitu, fungsi keberadaanya tetap diperhitungkan yakni sebagai tempat menaruh atau menyimpan barang-barang, seperti barang/perlengkapan untuk bekerja, sekolah, kantoran, tas koper untuk ibadah umroh dan lain sebagainya. Terkait dengan fungsinya tersebut, pengetahuan tentang bahan-bahan tas ini mungkin diperlukan terutama bagi yang ingin membuat tas dalam skala besar seperti untuk keperluan seminar, dan lain-lain.

Untuk pembahasa kali ini, kita akan mencoba membahas bahan tas yang biasa digunakan untuk memproduksi tas ransel. Bahan pembuatan tas ransel ada berbagai macam, dan itu bisa  anda gunakan sebagai rujukan bila anda akan membeli tas atau bahkan ingin memesannya ke pengrajin tas kesayangan anda. Karena sifat dan kekuatan setiap Tas bisa berbeda satu sama lain, sehingga selaku konsumen harus hati-hati memilih sesuai kebutuhan. Pada dasarnya, sesuai dengan desain dan tujuannya, tas ransel itu dirancang sedemikian rupa sehingga orang yang memakainya dapat memberikan kemudahan pengiriman jumlah produk. Sebagai pertimbangan, jika barang yang biasa anda bawa biasanya cukup berat, tentu saja Anda harus memilih tas ransel dengan bahan dan jahitan yang kuat. Sementara jika tujuannya hanya untuk membuat pola atau hanya membawa sedikit cahaya, maka faktor daya material bisa diabaikan.

Selama ini pilihan jenis bahan dalam industri tas biasanya digerakkan oleh produsen tas itu sendiri yang umumnya karena beberapa disertai beberapa alasan, seperti faktor anggaran, kualitas dan kekuatan serta factor unik juga ikut mempengaruhinya. Mari kita lihat beberapa informasi menarik tentang bahan berikut Pembuatan Tas Ransel:

1.     Bahan Polyster untuk Pembuatan Tas Ransel.

Salah satu bahan utama dalam pembuatan tas ransel adalah jenis polyster. Alasan utama oleh para produsen tas dalam menggunakan jenis bahan ini adalah karena dikenal tahan lama, tidak mudah kusut, dan lebih cepat kering saat dijemur. Selanjutnya kelebihan lainnya yaitu lebih tahan terhadap berbagai bakteri, tahan air (water-resistant) serta juga tidak mudah kusut ataupun melar, serta tahan terhadap pencucian kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik. Adapun kelemahan tas ransel dengan menggunakan bahan polyester yaitu tidak bisa menyerap keringat sehingga terasa panas saat digunakan di cuaca yang panas, bahan mudah terbakar sama halnya dengan kebanyakan bahan kain sintesis lainnya karena bahan-bahan tersebut terbuat dari polimer. Salah satu jenis bahan yang termasuk polyster yaitu dinier. Type lainnya dari jenis ini yaitu Dolby, jenis polyester fabric ini harganya diatas dinier, memang sering digunakan untuk tas ransel atau gym/fitness bag, terkesan nampak lebih glossy (mengkilap) dan waterproof.

 

2.     Bahan Denim atau Jeans untuk Tas Ransel.

Selanjutnya pembuatan tas ransel sering juga menggunakan bahan denim. Awal mula datangnya dari jenis bahan ini adalah berasal dari sebuah kota di Prancis, bernama Nimes. Dulunya bahan ini disebut Serge de Nimes, lalu kemudian dipersingkat menjadi denim (de Nims). Denim merupakan material kain yang kokoh terbuat dari katun twill. Teksturnya mirip karpet namun lebih tipis dan halus. Saat diawal dibuatnya jenis bahan denim hanya menggunakan satu warna, yaitu indigo. Dan seiring berkembangnya zaman, dibuatlah warna-warna lain seperti hitam, abu-abu, putih khaki, dan warna-warna lainnya. Memang dulunya, jenis bahan denim hanya digunakan dalam pembuatan pakaian jenis celana saja, seiring berkembangnya zaman kini digunakan juga dalam pembuatan berbagai jenis tas, termasuk dinataranya untuk pembuatan tas ransel.  Kelebihan dari jenis bahan Denim adalah ketahanannya (awet), dan juga gampang untuk dibersihan dengan dicuci.

 

3.     Bahan Kulit.

Selanjutnya bahan kulit sudah umum juga sebagai bahan dasar untuk pembuatan sebuah tas. Meskipun Harga tas dengan bahan kulit jauh lebih mahal dibandingkan dengan tas berbahan kain, tidak menyurutkan keinginan oleh banyak orang untuk memilik tas ransel dengan berbahan utama kulit. Memang, Bahan kulit ini dapat dioleh untuk berbagai keperluan umat manusia. Barang-barang yang biasa digunakan dari jenis kulit ini antara lain, Sabuk atau ikat pinggang, Sepatu, Sandal, jaket, Sofa dan lain-lain. Adapun bahan kulit ini bisa berasal dari Ular, Sapi, Domba, buaya dan sebagainya. Alasan umum yang dikemukakan oleh orang untuk memilih tas ransel berbahan kulit adalah karena ke awetannya yang terjamin.

 

4.     Bahan Kanvas sebagai Bahan Utama Tas Ransel.

Bahan kanvas merupakan salah satu jenis kain buatan pabrik yang berserat tebal dan sangat kuat yang biasa juga dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan tas ransel. Salah satu bahan kanvas yang dikenal umum adalah kanvas lukis, fisik bahannya sedikit kasar dan tebal serta kaku. Sedangkan bahan kanvas yang jauh lebih halus dan lebih lembut serta tidak kaku disebut baby canvas. Tas yang menggunakan bahan baby canvas akan terlihat lebih premium dibandingkan menggunakan kanvas lukis. Kelebihan Tas Ransel berbahan kanvas adalah kesan fashionable bagi pemakainya. Selanjutnya adalah dari penggunaan bahan kanvas pada tas yaitu cukup kuat atau tahan lama, sehingga banyak diaplikasikan dengan bahan lain pada finishing produk tas. Dari kreasi tersebut telah menjadi favorit masyarakat pada saat ini.

 

5.     Bahan Blacu untuk Memproduksi Tas Ransel.

Blacu pada dasarnya adalah turunan dari kain Mori; yaitu suatu bahan kain tenun berwarna putih yang terbuat dari kapas dan biasanya dipakai sebagai bahan untuk membuat kain batik. Bahan dari blacu ini setidaknya terdiri dari dua jenis yaitu kain mori yang telah mengalami proses pemutihan atau bleaching dan kain mori yang belum diputihkan. Nah adapun kain yang belum diputihkan tersebutlah yang juga disebut sebagai kain belacu. Kain mori pernah populer sebagai bahan pakaian yaitu pada era 1960–1970-an. Kini kain blacu yang harganya relatif terjangkau banyak digunakan terutama untuk goody bag acara-acara seperti seminar atau ulang tahun. Bahan blacu yang sering dijumpai berwarna putih gading (broken white) dengan serat sedikit kasar. Dan seperti sudah bisa ditebak bahwa jenis bahan blacu ini juga sangat umum digunakan untuk pembuatan tas ransel. Alasan utama dalam pemilihan bahan ini adalah karena harga yang didapatkan relative terjangkau serta sangat mudah ditemukan dipasaran bahan bakunya.

 

6.     Bahan Spunbound untuk Tas Ransel.

Bahan ini biasanya digunakan untuk sebagai bahan dasar pembuatan souvenir seperti tas souvenir pesta. Bahan ini dikenal sebagai kain laken (nonwoven/sisa kain yang dipress), bahan kain dengan struktur datar seperti lembaran, bukan ditenun tapi melalui ikatan serat dengan cara mekanik atau kimia. Kelebihan bahan ini mudah didapat, harga yang relatif murah, ramah lingkungan. Meskipun jenis bahan ini bisa digunakan sebagai tas ransel, namun kami Konveksi tas Shoba Industri tidak menyarankan untuk menggunakan dalam pembuatan tas ransel. Sebab jenis tas ini tidak akan kuat dalam membawa barang-barang anda, karena memang telah kita sadari bersama cirri utama tas ransel adalah membawa barang-barang yang cukup berat.

7.     Bahan Plastik untuk Tas Ransel

Tahukah anda bahwa bahan berjenis plastic juga dapat digunakan untuk pembuatan tas termasuk juga dalam pembuatan tas ransel. Tas berbahan plastik ini masih sering kita jumpai, mungkin salah satu alasannya dapat bertahan lama atau awet karena pada dasarnya bahan plastik sulit dicerna oleh alam hingga bertahun-tahun. Dari itu, plastik harus dimanfaatkan kembali atau di daur ulang supaya tidak merusak lingkungan. Itulah perlunya mengenal bahan dalam membuat suatu produk.

 

8.     Bahan Baby Ripstop buat Tas Ransel.

Produk tas lebih khusus lagi tas ransel yang menggunakan bahan Baby ripstop terkenal memiliki antara lain, kuat, fleksibel, serat berkilau seperti kotak dengan tipis, tahan air dan tahan api. Karena itu, banyak juga tars ransel untuk outdor menggunakan bahan utama jenis ini. Lebih jauh lagi, bahwa bahan baby ripstop juga dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan jaket gunung. Keunggulan lain dari material ini adalah banyaknya warna yang tersedia menjadikannya pilihan yang tepat bagi mereka yang menyukai jenis tas ransel ini. Karena memang bagian sebagian orang akan cukup membosankan menggunakan tas dengan warna yang itu-itu saja. Dari sisi harga pun, tas dengan bahan Baby Ripstop bisa dibilang terjangkau sangat terjangkau.

 

9.     Kulit Sintetis dapat di Jadikan sebagai Tas Ransel.

Kulit sintetis atau kulit imitasi juga banyak digunakan sebagai bahan Tas Ransel. Umumnya jenis tas yang digunakan dari kulit imitasi ini adalah tas ransel wanita. Bagi pihak produsen sendiri yang menjadi salah satu alasan tas dengan bahan sintetis adalah karena dikenal dengan biaya produksi yang lebih murah, lebih elastis bila dibandingkan dengan penggunaan kulit binatang asli. Secara umum, terdapat dua jenis kulit sintetis yaitu (polyvinyl chloride), terbuat dari plasticizer dan pewarna serta PU (polyurethane)

10. Bahan Kanopi untuk Tas Ransel.

Selanjutnya bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan tas ransel adalah berjenis Kanopi. Oleh banyak orang juga mengatakan jenis bahan parasut.Ciri utama yang disukai oleh orang dari jenis bahan kanopi dalam pembuatan tas ransel adalah jika kotor atau bernoda, tas kanopi lebih mudah dibersihkan dengan mencuci dengan air.

Itulah jenis-jenis bahan tas yang biasa digunakan oleh banyak orang dalam memproduksi tas terlebih khusus lagi tas ransel. Sebenarnya masih banyak juga jenis-jenis bahan tas yang dapat digunakan dalam pembuatan tas ransel ini, namun menurut kami dari tiem Shoba Industri ini adalah yang paling umum. Dari jenis bahan-bahan yang kami sebutkan beberapa bahan yang memang hanya cocok digunakan sebagai tas saja. Dan tentunya dari bahan-bahan yang disebutkkan ada juga yang dapat digunakan untuk pembuatan produk lain selain dari tas itu sendiri. Bagi anda yang ingin memesan tas ransel untuk keperluan organisasi anda maupun keperluan lainnya dapat menghubungi kami. Kami siap membantu anda untuk memproduk tas sesuai dengan kebutuhan anda tersebut.


;

Jangan sampai kelewatan tips & trick dan kabar promo dari kami

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya h read more

Apakah Facebook masih Menjadi Sarana yang baik Untuk Berdagang ?

TokoAndalan.com ~ Kami yakin, pastinya dari anda sudah mengetahui bahwa Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan read more

Panduan Pemilihan Nama Brand Bisnis

Tokoandalan.com ~ Bagi sebagian orang yang sudah menjadi pakar, untuk merancang identitas merek bisnis adalah proses yang menyenangkan dan mendatangkan imajinasi yang tinggi serta kreatifitas terbaik. Namun, tek read more