Branding Kit Sebagai Usaha untuk Mendatangkan Loyalitas Pelanggan

Blog


Tokoandalan.com ~ Sebelum kami membawa anda lebih jauh ke tentang tema bahasan pada artikel tentang branding kit sebagai usaha buat mendatangkan loyalitas pelanggan, kami akan menjelaskan apa itu branding. Branding bila di defenisikan secara bebas adalah wajah perusahaan dan produk Anda. Dengan branding anda berbeda dari competitor anda. Sehingga secara tidak lansung, kustomer anda akan mengerti dan mengetahui siapa pun anda. Tak peduli sebanyak apa kompetitor diluar sana, namun Anda yakin wajah perusahaan Anda ada dan lebih baik dibanding dengan kompetitor lainnya. Apalagi jika branding anda sudah terdaftar hak ciptanya, ini akan menimbulkan efek “Kepercayaan” dari kustomer anda.

Adapun Brand atau Merek adalah nama atau simbol yang diasosiasikan dengan produk atau jasa dan menimbulkan arti psikologis bagi orang yang mengetahuinya atau melihatnya. Maka dari itu, Merek juga bisa diartikan sebagai sebuah nama, gambar, tanda dan simbol yang bertujuan untuk mengidentifikasi produk guna membedakannya dengan produk yang lain. Jika pengelolaan merek dilakukan dengan baik dan benar akan membuat sebuah brand identity yang cepat dikenal oleh kalangan masyarakat luas dengan baik. Pastinya jika merek tersebut terus dilakukan proses brand building secara terus-menerus dan memang membutuhkan waktu cukup banyak dan harus dikerjakan dengan sistematis serta kontinyu. Sedangkan definisi Visual Branding itu sendiri adalah pengaruh yang diakibatkan oleh suatu bentuk visual untuk mendifferensiasikan brand.

Sebenarnya dalam teori brand ada cukup banyak elemen-elemen yang harus diperhatikan oleh kita. Adapun elemen-elemen visual branding tersebut antara lain: Brand (merek, logo) yang bisa berbentuk visual, teks, atau keduanya. Warna (produk, korporat) Komposisi semua elemen penyusunnya. Merek yang kuat ditandai dengan dikenalnya suatu merek dalam masyarakat, asosiasi merek yang tinggi pada suatu produk, persepsi positif dari pasar dan kesetiaan konsumen terhadap merek yang tinggi. Pengertian brand (merek) adalah identitas atau nama yang mewakili produk secara keseluruhan baik produk itu sendiri, jasa yang diberikan produk tersebut, perusahaan yang memproduksi, maupun hal-hal terkait lainnya. Sedangkan pengertian branding adalah sebuah usaha komunikasi yang disusun dan direncanakan dengan baik oleh perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand (merek).

Brand yang diwujudkan dengan nama, istilah, simbol, desain, atau gabungan keempatnya, untuk mengidentifikasi produk agar berbeda dengan produk lainnya (pesaing atau kompetitor). Untuk melakukan kegiatan komunikasi kepada konsumen agar mereka mengenal merek tersebut berbeda dengan yang lain serta merek tersebut mempunyai arti bagi mereka maka dilakukan branding. Sedangkan pengertian rebranding yaitu usaha untuk mengubah citra brand kembali ke tujuan semula agar lebih sukses atau jika masih ada persepsi di masyarakat yang masih belum sampai pada taraf yang diinginkan visi dan misi perusahaan.

Nah, bagi anda yang belum mengetahui pengertian dari Brand, Branding dan Rebranding, berikut kami sampikan untuk anda.

Brand adalah wajah dari perusahaan.

Branding adalah identitas perusahaan  yang bisa dijadikan sebagai pembeda perusahaan yang kita miliki dengan kompetitor kita. Branding dianggap sebagai aset perusahaan yang paling berharga dan salah satu hal penting dalam sebuah bisnis karena tidak dapat dibangun dalam jangka waktu yang singkat. Dalam melakukan branding, peran humas perusahaan, lebih dominan dalam usaha untuk membangun dan mempertahankan reputasi, citra brand melalui komunikasi hubungan masyarakat yang baik dan bermanfaat antara perusahaan dan konsumen.Branding bukan saja untuk masalah bagaimana produk perusahaan dipilih dan dibeli masyarakat, melainkan ke arah bagaimana konsumen dapat puas sehingga menjadi pelanggan setia dengan melihat perusahaan tersebut satu-satunya yang terbaik yang mampu memberikan solusi kepada mereka. Unsur terpenting branding adalah kejelasan, konsisten dan konstan dalam melakukan tujuan yang sangat luas, seperti:

Rebranding atau perubahan branding adalah langkah terakhir untuk sebuah brand. Selama masih bisa dipertahankan dan diarahkan kembali ke jalur semula, perusahaan jangan segera mengganti brand. Dan memang rebranding umumnya ditempuh jika diawal pendirian perusahaan atau produksi produk masih kurang matang wajah yang ingin di citrakan keluar. Sehingga tatkala perusahaan sudah semakin membesar dan ditemukan wajah yang di tampilkan buat public, maka ditempuh rebranding.

Dalam prakteknya, ketika akan membranding suatu merek akan banyak strategi-strategi yang harus kita lakukan supaya brand kita tersebut bisa nancap dalam benak banyak masyarakat yang mana golongan tersebut memang pangsa pasar kita. Salah satu hal dalam branding yang tidak boleh kita tinggalkan adalah membuat strategi visual branding. Lalu Apa Stategi Visual Branding yang Sebenarnya?

Marty Neumeier dalam bukunya The Brand Gap membeberkan strategi visual branding menjadi 5 (lima) tahap, diantaranya adalah : Differensiasi, Kolaborasi, Inovasi, Evaluasi, dan Manajemen..

Differensiasi: Untuk berhasilnya sebuah produk harus mempunyai pembeda yang unik dengan produk lain. Pembeda tersebut bisa berasal dari kategori produknya sendiri, segmentasi, kualitas, atau packaging-nya atau bahkan dari segi pelayannya. Misalnya saja, kita mempunyai perusahaan yang bergerak bidang Konveksi Tas, Segmentasinya adalah kalangan instansi dan juga yayasan. Nah, Secara keseluruhan dari segi produksi, kualitas dan juga packagingnya sama saja dengan yang lainnya. Namun, yang jadi pembeda kita adalah bahwa pekerja kita 80%nya adalah penyandang disabilitas. Nah, inilah nantinya yang dapat kita tonjolkan ke public terkait kelebihan kita. Bahwa walaupun pekerja kita 80%-nya adalah penyandang disabilitas namun, kualitas produksi kita tidak kalah dengan perusahaan lainnya.

.Kolaborasi : Brand Building tidak bisa dikerjakan semuanya oleh produsen. Produsen Design harus berkolaborasi dan saling berinteraksi dengan konsumen untuk menentukan design yang baik dan tepat sasaran, sehingga brand mereka bisa menjadi Top Of Mind. Dalam dunia usaha ada pepatah yang mengatakan bahwa lebih baik memimpin perusahaan besar dari dana kolaborasi daripada memimpin perusahaan kecil dari biaya sendiri.

Inovasi : Brand yang tidak diremajakan dan direvitalisasi akan lenyap ditelan waktu. Sebuah brand perlu berinovasi dengan perubahan-perubahan yang baru. Perubahan yang dilakukan harus sistematis dan tetap menjaga benang merah komunikasinya. Diremajakan bukan dalam arti ganti DNA produk kita. Melainkan dengan penyempurnaan-penyempurnaan dalam berbagai lini di perusahaan yang kita bangun tersebut.

Evaluasi: Dalam hal apapun yang kita lakukan memang wajib kiranya kita mengadakan evaluasi. Termasuk diantaranya saat mengadakan event. Sukses tidak sukses event yang telah selesai di selenggarakan sebaiknya diadakan evaluasi dalam tiem. Tidak terkecuali juga bagi pelaku konveksi tas seminar, akan sangat bagus melakukan veluasi secara rutin. Hal ini tentunya supaya kita bisa mengetahui tingkat penerimaan target audiens atas sebuah brand yang  yang sedang kita perkenalkan kepublik tersebut. Biasanya survey dilakukan untuk melihat tingkat penerimaan khalayak.

Manajemen Brand: Brand tidak hidup di lembar-lembar iklan atau bersuara di radio. Brand hidup di otak dan hati konsumennya. Juga di budaya perusahaan produsennya. Karena itu harus tetap hidup dan bergerak sesuai zamannya. Ex: Coca Cola dan Sosro, hidup dari generasi ke generasi. Maka dari itu, bagi anda yang sudah berjalan usahanya dan berharap perusahaan nya tidak mati ditelan jaman, harus secepatnya memikirkan brand identity yang dapat ditanamkan dibenak alam bahwa sadar konsumen.

Lantas bagaimana kita menerapkan branding kit untuk usaha yang bertujuan untuk mendatangkan loyalitas pelanggan? Karena memang kita sama-sama tahu bahwa para pelaku UKM pada umumnya tidak memikirkan brand produknya untuk bertahan lama, melainkan lebih ke cash flownya. Hal ini sangat wajar, jangankan memikirkan branding, memikirkan usahanya bertahan sampai tutup usianya juga masih banyak tidak memikirkannya. Sebab bagi para UKM lebih mengutamakan cash flow dan pendapatan dibandingkan dengan memikirkan bagaimana membuat branding. Pelaku UKM tersebut baru mulai menyadari dan menggunakan jasa konsultan branding setelah usaha mereka mulai berkembang. Padahal menurut praktisi branding tatkala kita sedang membangun perusahaan, branding harus ditentukan sejak awal, karena dengan branding yang jelas dan terpercaya maka hal ini akan menentukan identitas produk atau usaha UKM tersebut keluar dari zona persaingan harga.

Alasan yang paling sering kita dengar adalah dari para pelaku UKM kenapa tidak sekalian membangun branding produk tatkala diawal pendirian usaha berskala UKM tersebut adalah, “ Nanti saja pak khan masih usaha kecil.” Atau bahkan ada pernyataan yang lebih ekstrim karena ketidak tahuannya seperti: “memang perlu ya pak?”. Ini memberikan pengertian bahwa branding bagi beberapa pelaku UKM hanya sebatas Nama, gambar atau logo saja. Padahal brand mempunyai pengaruh yang lebih besar dan luas. Branding tidak hanya penting buat usaha besar, justru usaha kecil menengah (UKM), usaha mikro atau usaha kecil memegang peranan yang penting. Karena kompetitor diluar sana banyak dan siap mengambil kesempatan merebut pasar market Anda.

Apalagi dijaman sekarang ini sudah sangat lumrah dalam persaingan usaha bahwa suka tidak suka, saat ini bisnis terlihat seperti hanya sekedar copy paste. Artinya setiap orang bisa membuat bisnis yang sama dengan bisnis sebelumnya yang sudah ada. Nah bagaimana jika usaha Anda sangat berbeda dengan usaha dari perusahaan lainnya terlihat sama? Anda harus memberikan value. Anda harus membuat branding anda berbeda, karena jika tidak melakukannya, maka anda akan dihadapkan dengan persaiangan harga dan serba ketidak pastian terkait akan sampai kapan usaha anda tersebut bisa bertahan.

Maka dari itulah, kita perlu mengenalkan brand identity sedari awal saat bersamaan dengan perushaaan yang kita bangun. Membangun dan Menggunakan Personal Brand untuk Meningkatkan Bisnis adalah salah satu solusinya. Anda pasti sering melihat orang yang berhasil keluar dari kesulitan dalam bisnis dan hidup mereka jauh lebih baik dari sebelumnya? Apa yang membuat mereka menjadi seperti itu? Ternyata bukan hanya berhasil bangkit dan menata kembali bisnis mereka dari NOL, tapi mereka juga membangun dan menggunakan personal brand mereka yang kuat!

Mungkin Anda berpikir, “Ya, tapi tidak semua orang bisa bangkit dengan mudah seperti yang Anda bilang di atas.”Ok, memang tidak semua orang. Tapi, Anda bisa mendapat inspirasi dari 12 veteran entrepreneur yang terkenal dan mau berbagi strategi mereka dalam membangun dan menggunakan personal brand untuk bisnis yang mana infonya bisa anda search di google.

Inti yang disampaikan oleh para veteran entrepreneur tersebut adalah bahwa dalam prosesnya, Anda akan menciptakan customer yang akan membeli produk atau menggunakan service dari Anda. 12 Tips dari Top Entrepreneurs dalam Membangun & Menggunakan Personal Brand. Ubah Diri Anda menjadi Seorang Superstar! Cara yang pertama untuk membangun personal brand Anda adalah menjadi seorang superstar dimana pun Anda berada. Tom Brady, Gelandang American football menjadi sangat luar biasa untuk tim England Patriots New dengan membangun seluruh waralaba di sekelilingnya.

Akhirnya hal terakhir yang dapat kami sampaikan kepada anda adalah Jangan pernah mencoba untuk pergi keluar sendiri dan membangun sebuah nama. Karena nama Anda akan terlihat baik sesuai dengan prestasi Anda!


;

Jangan sampai kelewatan tips & trick dan kabar promo dari kami

Branding Kit Sebagai Usaha untuk Mendatangkan Loyalitas Pelanggan


Tokoandalan.com ~ Sebelum kami membawa anda lebih jauh ke tentang tema bahasan pada artikel tentang branding kit sebagai usaha buat mendatangkan loyalitas pelanggan, kami akan menjelaskan apa itu bran read more

Bila Ada yang Bertanya Branding Dulu atau Marketing Dulu, Jawabannya?


TokoAndalan.com ~ Sebelum anda menuju pembahasan tentang pertanyaan diatas, kami ingin bertanya kepada anda. Pertanyaannya adalah apakah anda pernah mendengar kata Marketing, Selling dan Branding? Secara umu read more

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya h read more