Hubungi kami 6281252251990

Senin - Sabtu 8WIB sampai 18WIB.

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Blog

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya hingga membesar sesuai dengan yang diharapkan oleh founder dan CEO nya. Karena memang, bagi banyak orang, mempunyai masalah demikian, yakni tatkala sedang menjalankan suatu bisnis terasa mudah bosan, dan ingin mencaoba bisnis yang lainnya lagi. Contoh lebih sederhananya adalah tatkala seseorang sedang membangun usaha bidang konveksi tas, belum berapa lama usaha yang dibangun orang tersebut, sudah ingin pindah usaha lagi ke konveksi Sandal kulit. Bahkan, tidak berapa lama berselang kemudian, sudah ingin pindah lagi ke usaha bidang konveksi sepatu kulit. Tentunya jika sering terjadi pada pribadi orang tersebut hal semacam ini, sulit baginya untuk bisa menjadi seorang pebisnis besar, bahkan lebih dari itu juga sulit juga baginya untuk menanamkan brand DNA sebagai identitas bisnisnya.

Maka dari itulah, banyak yang bertanya dalam forum-forum diskusi sesama pengusaha tentang bagaimana cara memiliki focus setajam pedang dalam menjalankan bisnis? Secara defenisi, Fokus itu mempunyai beberapa pengertian. Tergantung bidang keilmuan apa yang kita inginkan, sebab setidaknya ada 4 pengertian dari focus itu sendiri. Namun, kita akan mencoba mengartikan kata focus sesuai dengan kebutuhan penjelasan yang kita inginkan dalam artikel ini. Adapun defenisi daripada focus adalah suatu unsur yang menonjolkan dari bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pada bagian itu.

Sebenarnya sudah cukup dimaklumi bahwa ebagai pebisnis / pengusaha tentu sulit untuk menahan hal-hal baru yang menarik bahkan bila hal tersebut memiliki daya tarik keuntungan yang memabukkan. Kebanyakan ide cemerlang juga sering menjadi hal yang merepotkan. Malah sebagian pengusaha menjadi pecandu peluang bisnis yang biasanya terjadi musiman itu. Maka dari itu, sebagai pengusaha hendaknya memegang kunci sukses berbisnis sebaik mungkin, sudah seharusnya memiliki ketekunan, teliti, giat dan memelihara semangat untuk terus menghidupkan satu model bisnis yang sudah diterapkan, untuk segera dibuat menjadi sebuah prototype kemudian dilempar ke pasar luar agar bisa diketahui kekurangan-kekurangan dan kelebihan-kelebihan dari model bisnis tersebut.

Fokus pada siapa diri kita, fokus pada bisnis model yang sudah dirintis dan fokus dengan perubahan-perubahan yang harus dijalani dalam bisnis. Kegiatan dan perilaku fokus ini menjadi mahal hanya karena mudahnya kita berpaling pada hal-hal lain yang gemerlap. Seringkali pula, ketidakfokusan menjadi sebuah penyeselan setelah sekian waktu berjalan dan kita tidak kemana-mana. Apapun Fokus yang Anda ikuti, hendaknya Anda tetap bisa menjaga fokus dari sedari awal tujuan bisnis yang dibangun, terus fokus dengan pembangunan produk yang saat ini ditangan, hingga terus fokus sampai semua pekerjaan selesai baru kemudian mengerjakan hal lainnya.

Memang hingga saat ini belum ada teori mutlak yang bisa menjadi kunci sukses bisnis. Keberadaan fokus, menjadi koridor agar pergerakan usaha apapun yang kita miliki menjadi lebih terarah dengan sedikit mengesampingkan hal-hal yang bisa membuat fokus kita berubah. Sesekali kita perlu untuk tidak peduli akan peluang yang muncul, dan meneruskan tujuan serta cita-cita yang sudah kita tanamkan sejak awal.

Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa kondisi fokus adalah kondisi di mana kita mengalami rasa rileks yang dalam dan penuh konsentrasi ke dalam diri. Pada saat berada dalam kondisi fokus maka kita telah menyingkirkan segala pengaruh yang mengganggu perhatian kita pada suatu subyek tertentu. Ukuran kesuksesan dalam mencapai fokus adalah sejauh mana kita dapat menghilangkan pengaruh yang mengganggu sehingga perhatian kita benar-benar hanya tertuju kepada suatu hal yang sedang kita pikirkan atau kita kerjakan.

Kunci sukses dalam bisnis salah satunya adalah memahami bidang usaha yang sedang digeluti. Apapun binis yang sedang digeluti, tahap awal dalam proses pengembangan adalah memahami. Hasil penelitian tentang otak manusia menyebutkan bahwa dalam kondisi fokus maka otak berfungsi seimbang, sehingga terjadi harmonisasi antara belahan otak kiri dan otak kanan. Pada kondisi ini tercapailah apa yang disebut kondisi super learning. Kondisi inilah yang dibutuhkan agar terjadi pemahaman terhadap bisnis yang sedang dikembangkan oleh pengusaha yang bersangkutan.

Memang sejatinya adalah bahwa kita sebagai selaku yang baru terjun dalam dunia pengusaha, sebaiknya hanya satu bidang usaha saja yang kita garap dan kembangkan hingga bisa membesar. Jika sudah bis membesar, baru anda diperbolehkan untuk membuka bidang usaha lainnya ataukah hanya di satu bidang itu saja yang harus anda kembangkan. Jadi, bagi anda yang ingin mengembangkan usaha, sebaiknya satu bidang usaha dulu yang dibuka. Alasan Mengapa Perlu Fokus pada Satu Bidang Usaha secara umum adalah:

1.     Fokus Waktu.

Waktu ternyata jauh lebih berharga daripada uang, percayalah! Sampai ada istilah yang sangat populer yang di sampaikan oleh Ali bin Thalib sepupunya rasulullah bahwa “Waktu adalah pedang, apabila tidak bisa membelahnya, maka kamu akan dibelahnya. Apabila kita perhatikan memang jikalau kita membagi-bagi waktu maka bukan tidak mungkin kita kehilangan uang. Bagaimana bisa? Anda tentu harus bekerja keras membangun produk/ jasa Anda semakin dikenal dan itu butuh waktu yang tidak sedikit. Kalau Anda tidak fokus waktu, yang Anda kerjakan nantinya akan jadi setengah-setengah, itupun kalau bisa sampai setengahnya.

Terima saja kalau Anda tidak bisa melakukan semuanya dan belajar untuk tidak mengatakan tidak pada tawaran bisnis lain. Sering terjadi ketika menjalani dua bisnis atau lebih dalam sekali waktu: Kita jadi lebih memprioritaskan salah satu, sementara yang lain tidak diperhatikan. Hasilnya tentu tidak akan maksimal, bukan? Anda hanya membuang waktu untuk bisnis yang tidak Anda perhatikan tersebut – sementara tentu ada biaya operasional yang harus dibayar. Dengan Anda fokus waktu pada satu produk / jasa terlebih dahulu, Anda akan punya waktu untuk melakukan beragam hal yang membangun brand Anda. Mari kita bahas ini di poin selanjutnya.

2.     Tingkatkan Value Usaha.

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, fokus pada satu bidang usha akan memungkin Anda punya waktu untuk melakukan beragam hal. Tentu saja hal tersebut adalah meningkatkan value usaha Anda. Anda bisa mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran Anda untuk mengkonsep usaha Anda sedemikian rupa – yang akhirnya tidak “sekadar jadi” tetapi unik! Logikanya adalah ketika kita berfokus pada minat kita dan tidak menjadikannya sekadar menghasilkan saja maka akan lebih banyak lagi ide luar biasa. Inilah yang menjadi value usaha Anda dibandingkan kompetitor.

Anda punya waktu untuk mengeksekusi ide-ide kreatif yang mendekatkan Anda dengan customer Anda, mendengar feedback mereka, dari feedback tersebut Anda memperbarui lagi produk / jasa Anda – hasilnya customer semakin loyal dan bahkan menarik calon customer lainnya. Usaha Andapun stabil!

3.     Melirik Usaha Lain, Itu Pilihan!

Setelah usaha yang Anda jalani sebelumnya stabil, Anda boleh melirik usaha lainnya – namun itu adalah pilihan bukan desakan. Konsepnya adalah: Jangan jadikan usaha lain yang akan Anda jalankan untuk membantu keuangan Anda dalam bisnis Anda sebelumnya. Biarkan bisnis Anda bergerak sendiri-sendiri dan menghasilkan untuk masing-masing.

Bukan atas dasar, kalau yang satu gagal, kita bisa menerima hasil dari yang satu lagi. Justru pemikiran seperti ini malah akan membuat Anda kehilangan keduanya. Bagaimana bisa? Akui saja ketika kita melihat akan adanya kegagalan di satu bisnis, kita tetap tidak akan membiarkan bisnis tersebut gagal. Lalu, kita berupaya sebisa mungkin dengan cara apapun untuk mempertahankannya – salah satu caranya mungkin menggunakan dana yang ada di bisnis lain. Sementara pikiran Anda ada di bisnis yang sedang gagal tersebut, dana terus terkuras dari bisnis satu lagi namun tidak dikembangkan secara maksimal. Akhirnya? Silakan jawab sendiri.

Jadi, fokus pada satu bidang usaha bukan berarti Anda tidak bisa membuka bidang usaha lainnya – itu pilihan. Namun, tipsnya adalah biarkan berbagai bisnis Anda tersebut berjalan sendiri-sendiri, bukan subsidi silang. Usaha Anda punya identitas yang kokoh karena Anda benar-benar menjalankannya dengan eksekusi yang sepenuhnya, membentuknya sedemikian rupa agar unik karena tidak sekadarnya.

Nah, lantas bagaiman caranya supaya dapat focus dalam satu bidang bisnis saja? Berikut tiga tips agar Anda fokus pada satu hal dalam berbisnis:

1.     Temukan masalah yang dialami kebanyakan pebisnis

Untuk mendapatkan pikiran yang focus dalam suatu bisnis, Anda perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui produk apa yang tengah dibutuhkan pasar dan masalah apa yang dialami kebanyakan pebisnis. Saat ini Anda bisa menggunakan internet dan berkomunikasi langsung dengan para konsumen. Tentukan apa yang dibutuhkannya dan penuhi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bidang jenis usaha yang akan dibuka yang sekiranya apabila usaha tersebut dibuka, dapat bertahan lama alias tidak hanya musiman saja. Contoh usaha yang terus menerus ada pangsa pasarnya adalah usaha bidang konveksi tas, Konveksi dompet kulit, Konveksi sandal kulit dan juga usaha bidang konveksi sepatu. Sedangkan salah satu contoh bidang usaha yang musiman adalah batu akik. Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa beberapa tahun silam sempat marak dengan batu akik yang pada akhirnya, banyak pengusaha melirik bidang usaha menjual belikan batu akik. Hal seperti ini tentunya harus kita hindari sebagai pebisnis.

2.     Pelajari persaingan dan perbandingan pasar

Hal selanjut yang perlu anda perhatikan Saat berbisnis adalah Anda harus mencoba menemukan banyak gagasan dan inovasi yang serupa dengan milik Anda. Persaingan berarti terdapat satu pasar dan Anda memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak tersedia di sana. Perbandingan berarti Anda harus bisa menemukan kelemahan dari gagasan lain yang serupa dan tampil lebih baik.

3. Pikirkan tahapan bisnis Anda satu per satu

Seorang CEO miliarder pernah bertanya pada seorang pengusaha di Indonesia, tentang apa yang membuatnya tetap terjaga di malam hari. Jawaban pengusaha dari Indonesia ini adalah bahwa dia memiliki banyak jawaban karena setiap malam dia memikirkan lebih dari satu hal soal bisnisnya. Menurut seorang CEO tersebut, Anda harus memutuskan model bisnis apa yang akan dijalankan terlebih dahulu. Kemudian secara sistematis melakukan tahapan berikutnya. Hal ini agar potensi bisnis dalam diri Anda bisa memenuhi ekspektasi target pasar. Itulah yang dapat kami sampaikan untuk anda, semoga usaha anda bertambah maju. Selamat mencoba!


Comments

;

Jangan sampai kelewatan tips & trick dan kabar promo dari kami

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya h read more

Apakah Facebook masih Menjadi Sarana yang baik Untuk Berdagang?

TokoAndalan.com ~ Kami yakin, pastinya dari anda sudah mengetahui bahwa Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan read more

Panduan Pemilihan Nama Brand Bisnis

Tokoandalan.com ~ Bagi sebagian orang yang sudah menjadi pakar, untuk merancang identitas merek bisnis adalah proses yang menyenangkan dan mendatangkan imajinasi yang tinggi serta kreatifitas terbaik. Namun, tek read more